Thursday, 27-01-2022
Bali

Atal: DBON Demi Target Indonesia Emas 2045

Sanur (BBN INDONESIA) – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari membuka Webinar Nasional Hybrid Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2021, Selasa (30/11/2021), di Grand Inna Sanur, Bali.

“DBON adalah karya besar mengangkat untuk harkat dan martabat bangsa Indonesia yang diprakarsai Kemenpora. Demi tujuan mulia tersebut, wartawan olahraga memiliki tanggung jawab untuk menggemakan dan menyosialisasikan DBON 2021,” tandas Atal.

Ketua PWI Pusat Atal S Depari

Ia menjelaskan, dalam diri wartawan olahraga melekat menjadi salah satu bagian pembina olahraga. “Faktor ini menjadikan wartawan punya tanggung jawab ikut berperan terhadap prestasi olahraga. Saya mengharapkan wartawan ikut terus menggemakan DBON ini demi pencapaian target Indonesia Emas di tahun 2045,” pinta Atal yang mantan wartawan olahraga ini.

Hadir di acara pembukaan Webinar Nasional Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) 2021 kerja sama Siwo PWI Pusat dan Kemenpora antara lain, Deputi IV Kemenpora Drs. Chandra Bhakti, Staf Khusus Pengembangan dan Prestasi Kemenpora M. Nigara, Asisten Pemerintah Sekda Bali, Ketua KONI Bali dan Ketua Siwo PWI Pusat Gungde Ariwangsa.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi dalam pidato jelang keluarnya Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020 lalu menyampaikan kritik dan beberapa catatan penting.

“Terakhir saya berpesan kepada Menpora, KONI, KOI, untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional. Kalau selama ini prestasi olahraga kita masih kurang, masih kurang berhasil. Itu artinya cara-cara yang selama ini kita lakukan mungkin tidak tepat, mungkin kurang tepat,” tandasnya.

Presiden Jokowi saat memberikan arahan terkait DBON

Presiden kemudian mengingatkan semua lembaga dan stakeholder terkait untuk mengkaji ekosistem keolahragaan nasional secara menyeluruh demi peningkatan kualitas atlet dan kemajuan prestasi olahraga di Indonesia.

“Kita harus melakukan review total ekosistem nasional untuk prestasi olahraga. Saya minta tata kelola pembinaan atlet direview total. Rancang tata kelola pembinaan atlet yang tersinergikan dengan baik dari daerah sampai pusat. Dari lembaga pendidikan umum sampai lembaga pendidikan olahraga. Tingkatkan sinergi antara organisasi cabang olahraga sampai ke Kemenpora,” tegasnya waktu itu. (BB/501)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button