Thursday, 27-01-2022
Jatim

Mahasiswa Geruduk Mapolrestabes Surabaya Ada Apa?

Surabaya (BBN INDONESIA) – Sejumlah mahasiswa Surabaya mengluruk markas Polrestabes Surabaya, Kamis (2/12/2021) siang. Mereka membawa mobil komando dan berorasi di depan markas yang dijaga personel Samapta Polrestabes Surabaya. Para pengunjuk rasa meminta kepolisian menegakkan hak asasi manusia (HAM) serta menindak pelanggar HAM.

Pemuda yang berasal dari sejumlah universitas itu melihat masih banyak pelanggaran HAM di Indonesia. Bahkan, hingga saat ini belum terungkap pelakunya. Mereka juga menyuarakan pentingnya polisi ikut mengedukasi masyarakat akan pentingnya HAM. Bahkan mulai dari hal terkecil seperti pelanggaran lalu lintas.

“Jangan hanya main tilang. Pelanggar ini juga melanggar hak pengendara lain di jalan. Edukasi agar mereka tahu,” ujar salah satu orator.

Demonstrasi di depan Mapolrestabes Surabaya itu merupakan latihan kelompok mahasiswa untuk lomba orasi tingkat nasional di Mabes Polri dalam rangka peringatan Hari HAM Sedunia. Polrestabes Surabaya mengajak perwakilan mahasiswa dari setiap kampus untuk mengikuti lomba tersebut.

“Nantinya mereka akan dikirim ke Polda Jatim dan ikut lomba di Mabes Polri,” kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih.

Fakih mengungkapkan, latihan ini di-setting sesuai dengan keadaan nyata di lapangan. Anggota Samapta Polrestabes Surabaya juga dilibatkan dalam kegiatan ini. Mahasiswa juga menyuarakan kritik terhadap kepolisian dan pemerintah. Namun, kritik yang disampaikan anak-anak muda itu adalah kritik yang membangun.

“Pemerintah dan kepolisian tidak alergi dikritik. Kami menghormati hak menyampaikan pendapat,” terangnya. (BBN/012/Redho)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button